Bagi banyak orang, bekerja di industri minyak dan gas identik dengan teknologi canggih, gaji yang kompetitif, dan tantangan di lapangan. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa hampir semua profesional pengeboran memulai perjalanan kariernya dari satu posisi yang sama, yaitu Operator Lantai Bor (Floorman).
Posisi ini merupakan fondasi utama dalam operasi pengeboran. Seorang Floorman bukan hanya bertugas mengangkat atau memindahkan pipa bor, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan efisiensi seluruh aktivitas di rig.
Apa Itu Operator Lantai Bor?
Operator Lantai Bor adalah personel yang bekerja di area rig floor, yaitu lokasi utama tempat berlangsungnya aktivitas pengeboran. Mereka bekerja secara langsung dengan berbagai peralatan pengeboran, membantu proses cabut masuk pipa (tripping), pemasangan casing, penyemenan, hingga persiapan rig sebelum dan sesudah operasi.
Karena bekerja di area dengan risiko tinggi, seorang Floorman dituntut memiliki disiplin, kondisi fisik yang baik, serta mampu bekerja sama dengan seluruh anggota tim.
Apa Saja Tugas Seorang Floorman?
Dalam kegiatan sehari-hari, seorang Operator Lantai Bor bertanggung jawab untuk:
- Membantu proses cabut dan masuk rangkaian pipa bor.
- Membantu penurunan casing serta proses penyemenan sumur.
- Melaksanakan pekerjaan rig-up dan rig-down sebelum maupun setelah operasi.
- Membantu pemasangan dan pembongkaran Blowout Preventer (BOP).
- Mendukung kegiatan well completion setelah pengeboran selesai.
- Melakukan pemeriksaan serta perawatan dasar pada peralatan putar rig.
- Melaksanakan prosedur pencegahan semburan liar (well control) sesuai instruksi Driller.
- Menjalankan prosedur keselamatan kerja serta kesiapsiagaan terhadap bahaya gas Hydrogen Sulfide (H₂S).
Meskipun terlihat sebagai pekerjaan teknis, seluruh aktivitas tersebut memerlukan ketelitian, komunikasi yang baik, dan kepatuhan terhadap prosedur operasi.
Keselamatan Adalah Prioritas Utama
Di industri migas, keselamatan bukan sekadar slogan.
Seorang Floorman harus memahami penerapan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3LL), mampu menggunakan alat pelindung diri dengan benar, mengetahui prosedur tanggap darurat, melakukan pencegahan kebakaran, memahami penanganan bahan kimia berbahaya, hingga mampu memberikan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan kerja.
Kemampuan bekerja sama dalam tim juga menjadi bagian penting karena seluruh operasi pengeboran dilakukan secara terkoordinasi.
Menjadi Floorman yang Kompeten
Untuk dapat bekerja secara profesional, seorang Operator Lantai Bor perlu memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Kompetensi tersebut mencakup keterampilan teknis pengeboran, pemahaman terhadap keselamatan kerja, pengoperasian peralatan, hingga kemampuan mendukung operasi pengeboran sesuai standar industri.
Kompetensi inilah yang menjadi dasar dalam skema sertifikasi Operator Lantai Bor (Floorman) yang diterbitkan oleh BNSP melalui LSP Migas.
Awal dari Jenjang Karier yang Menjanjikan
Floorman merupakan jenjang awal dalam karier pengeboran. Setelah memiliki pengalaman dan meningkatkan kompetensi, seorang pekerja dapat berkembang menjadi:
- Operator Menara Bor (Derrickman)
- Juru Bor (Driller)
- Ahli Pengendali Pengeboran
Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab dan peluang karier di industri migas.
Raih Sertifikasi Kompetensi Bersama Neotek Inovasi Global
Apabila Anda ingin memulai karier di bidang pengeboran atau meningkatkan kompetensi sesuai standar nasional, Neotek Inovasi Global (NIG) siap mendukung perjalanan profesional Anda.
Sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri yang bekerja sama dengan LSP Migas dan berlisensi BNSP, NIG menyelenggarakan asesmen sertifikasi untuk berbagai skema pengeboran, termasuk Operator Lantai Bor (Floorman).
Melalui proses asesmen yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), peserta akan memperoleh pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional dan menjadi bekal penting untuk berkarier di industri minyak dan gas.







